Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Amankan Tersangka Pasutri Pelaku Penganiayaan Terhadap Anak Angkatnya Yang Mengakibatkan Meninggal Dunia

Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Amankan Tersangka Pasutri Pelaku Penganiayaan Terhadap Anak Angkatnya Yang Mengakibatkan Meninggal Dunia

- in Reskrim
774
0

Tribratanews Bener Meriah: Kasat Reskrim Polres Bener Meriah AKP Suparwanto Amankan tersangka pasangan suami istri (pasutri) yang diduga melakukan penganiayaan berat terhadap anak angkatnya an. K yang mengakibatkan meninggal dunia, kejadian ini terjadi pada selasa sore 10/10 sekira pkl.17.00 Wib yang terjadi di Kp. Bintang Berangun, Kec. Pintu rime gayo, Kab. Bener Meriah tepatnya di rumah ayah angkatnya.Rabu”(11/10/2017).

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melaui Kasat Reskrim AKP Suparwanto,SH saat dikomfirmasi oleh pihak humas polres menerangkan Awalnya kejadian, bahwasanya pada hari selasa tanggal 10 oktober 2017, sekira pkl 16.00 wib korban (KONADI UTAMA. Alm) di perkirakan telah meninggal dunia di duga akibat di aniaya oleh kedua orang tua angkatnya (RASTO dan JAMILAH / selaku tersangka) di dalam rumah, sebelum meninggal dunia korban sudah sering di aniaya oleh kedua orang tua angkatnya dan pada hari sabtu tanggal 30 sept 2017 sekira pkl 18.00 wib korban di bawa oleh orang tua angkatnya dalam keadaan sekarat / kejang kejang ke puskesmas blang rakal, Kec. Pintu rime gayo sesampainya di puskesmas blang rakal setelah melihat keadaan korban oleh petugas puskesmas menyarankan agar segera di bawa rawat inap ke RSU Muyang Kute Bener Meriah dan sesampainya di RSU Muyang Kute tim medis yang menerima keadaan korban setelah memeriksa dan meng observasi korban di rujuk kembali ke RSU Datu Beru Takengon,

di RSU Datu Beru Takengon korban KONADI UTAMA. Alm di rawat selama 2 hari kemudian korban sudah di perbolehkan pulang untuk rawat jalan, dan oleh orang tua angkat (tsk) korban di bawa ke rumah sdri. SURATMI (ibu kandung tsk RASTO) di Kp. Blang Rongka, Kec. T. Gajah) dan korban di rawat di rumah sdri. SURATMI selama 9 hari (mulai tgl 03 sept s/d 09 sept 2017 pkl 08.00 wib) selanjutnya sekira pkl 08.30 wib korban di bawa oleh tersangka ke rumahnya di Kp. Bintang Berangun, Kec. Pintu rime gayo, kemudian pada hari selasa tgl 10 sept 2017 sekira pkl 16.00 wib korban mengalami kejang kejang dan meninggal dunia, untuk menghilangkan jejak dalam keadaan meninggal dunia, korban di pakaikan jaket oleh tersangka JAMILAH (ibu angkat) kemudian korban di bawa oleh kedua tersangka tsb d atas ke Kp. Blang Rongka, Kec. T. Gajah dengan tujuan ke rumah sdra. PAK MUTIA akan tetapi sesampainya di rumah sdra. PAK MUTIA pada saat itu sdra. PAK MUTIA memerintahkan agar korban di bawa pulang karena korban sudah meninggal dunia, selanjutnya oleh kedua tersangka tersebut membawakan korban ke rumah sdri. SURATMI untuk di semayamkan.

Penyebab korban K meninggal dunia karena di aniaya oleh orang tua angkatnya (RASTO dan JAMILAH) semenjak bulan Agustus 2017 dengan cara di tampar, di pukul dengan menggunakan gagang sapu lidi, di cubit dan di jewer serta di tendang, hingga terakhir kalinya pada tgl 30 sept 2017 penganiayaan terakhir yg menyebabkan korban menderita sakit dan harus mendapatkan pengobatan dan perawatan selama 2 hari di RSU Datu Beru Takengon dan setelah sempat membaik kondisi korban kemudian korban kembali menderita sakit dan meninggal dunia, dan di duga kuat korban meninggal dunia sebab akibat penganiayaan yang di lakukan oleh orang tua angkatnya yang RASTO dan JAMILAH yang sekaligus menjadi tersangka.dalam hal ini pihak kepolisian resor bener meriah telah mengamankan tersangka untuk dilakukan penyidikan.(humas BM/gun’s)”

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antisipasi Kelangkaan Sembako, Unit Reskrim Polres Bener Meriah Melakukan Operasi Pasar Dan Cek Harga Sembako

Tribratanewspolres Bener Meriah: Menjelang lebaran Idul Fitri 1439 H,