Kapolres Bener Meriah Bersama Unsur Forkofimda Hadir Dalam Giat Pemberian Remisi Kepada 54bWarga Binaan Rutan Klas II B Bener Meriah Pada Peringatan Hut RI Ke-74

Kapolres Bener Meriah Bersama Unsur Forkofimda Hadir Dalam Giat Pemberian Remisi Kepada 54bWarga Binaan Rutan Klas II B Bener Meriah Pada Peringatan Hut RI Ke-74

- in Mitra Polisi
59
0

Tribratanewspolres Bener Meriah: Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SIK.,M.Si bersama Bupati dan unsur forkopimda melakukan serangkaian kegiatan berkunjung ke rutan klas II B Bener Meriah yang berada di Kp.Wih Pesam Kec.Wih Pesam dalam rangka memberikan remisi umum pada peringatan Hut Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-74 thn 2019, rombongan tiba d rutan klas II B Bener Meriah sekira pkl.11.15 Wib.sabtu”(17/08/2019)

turut hadir dalam acara tersebut Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi, Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, S.H., S.I.K, M.Si, beserta Ibu, Dandim 0106/Ateng -Bener Meriah Letkol Inf Hendry Widodo, Plt. Sekda Bener Meriah Khairun Aksa, MM, Pabung Kodim 0106/Ateng -Bener Meriah Mayor Kav. Ridwan Sulaiman, ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi, SP, Wakil Ketua 1(Satu) DPRK Bener Meriah Darwinsyah, SE, para Asisten Setdakab Bener Meriah, para Kadis, Kabag, Kabid dalam jajaran Pemda Bener Meriah, Kajari Bener Meriah Rahmat Ajhar, SH, Karutan Kelas II B Bener Meriah Baharudin, Ketua TP-PKK dan Darmawanita Bener Meriah, para ibu-ibu Persit Kodim 0106/Ateng- Bener Meriah dan Bayangkari Polres Bener Meriah, para Tokoh Masyarakat Bener Meriah serta Warga binaan rutan kelas II B Bener Meriah

sebelum dimulai rangkai kegiatan terlebih dahulu mendengarkan lantunan ayat suci Al-qur’an yang dibacakan oleh Tgk Fahrijal (Warga binaan Rutan Kelas II B Bener Meriah), selanjutnya laporan Karutan kelas II B Bener Meriah Baharudin, SH menyampaikan setiap tanggal 17 Agustusan bagi warga binaan rutan berhak mendapatkan remisi, itu merupakan hak para warga binaan yang diatur dalam Undang -Undang melalui Surat Mentri Hukum dan Ham RI.

Jumlah warga binaan rutan kelas II B Bener Meriah berjumlah 136 orang, sementara yang kami usulkan untuk mendapatkan remisi sebanyak 54 orang sementara untuk yang lain belum dapat kami usulkan di karenakan masih dalam menjalani sangsi dikarenakan prilaku warga binaan itu sendiri.

kita tentu berharap kepada Warga Binaan yang mendapat Remisi agar dapat merubah prilaku untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan kepada yang belum mendapat Remisi untuk sabar dan mengerti tentang aturan Remisi tersebut yang diantaranya berkelakuan baik dan mematuhi aturan selama berada di Rutan.

kepada Pemerintah Bener Meriah melalui Bupati Bener Meriah agar memperhatikan keadaan Rutan yang ada di Bener Meriah.

sambutan Menteri Hukum dan HAM RI yang dibacakan oleh Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menyampaikan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan titik atau tahapan tertinggi dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Proklamasi kemerdekaan merupakan sebuah pernyataan bahwa bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan, Indonesia telah berdaulat penuh. Indonesia telah bebas dan merdeka, sekaligus membangun negaranya sendiri, yaitu Negara Kesatuan Republik indonesia, Perjuangan meraih kemerdeksan sampai pada titik puncak merupakan keridhoan, berkat dan rahmat Allah Yang Maha Kuasa.

dalam memperingati Hari Kemerdekaan ini tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat pada umumnya dan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan pada khususnya, sebab pada hari ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi Warga Binaan Pemasyarakatan akan diberikan Remisi (pengurangan pidana), pemberian Remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai permberian hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu Remisi merupakan apresiasi Negara terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatakan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional.

melalui pemberian Remisi ini diharapkan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan agar selalu patuh dan taat pada hukum/norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab baik kepada Tuhan Yang Maha Pencipta maupun kepada sesama manusia.

pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa kondisi Lapas/Rutan mendapat perhatian serius dari pemerintah, Kondisi Lapas/Rutan yang kelebihan penghuni diatas 100% saat ini menjadi sumber segala permasalahan, bahkan terkadang menjadi alasan “pembenar” terhadap terjadinya penyimpangan-penyimpangan di Lapas/Rutan, masih banyak kita dengar adanya dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalahgunaan ponsel dan pungutan liar yang terjadi di dalam Lapas/Rutan, semuanya berakar pada masalah kelebihan penghuni. Langkah-langkah dan upaya pembenahan melalui program Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan harus terus di lakukan.

program Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan sangat sesuai dengan tema perayaan Ke-74 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yaitu “SDM Unggul Indonesia Maju”, Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang menjadi pilihan untuk solusi penyelesaian permasalahan-permasalahan pemasyarakatan harus mampu menyentuh berbagai program pembinaan sehingga dapat mengantarkan mereka menjadi manusia yang berkualitas, terampil, dan mandiri sehingga mereka mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia yang mendukung dan memajukan perekonomian nasional. sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, saat ini kita harus memandang persoalan kelebihan isi penghuni dari sisi yang berbeda, yaitu sebagai modalitas utama.

kelebihan isi penghuni menunjukan bahwa Lapas/Rutan sebenarnya memiliki aset dan potensi yang luar biasa untuk mendukung berjalannya kegiatan yang bersifat massal, seperti kegiatan ekonomi kreatif. pembinaan kepribadian dan kemandirian harus dijadikan sebagai tolak ukur sukses dalam mengantarkan Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi manusia yang taat dan mandiri sehingga bisa hidup lebih baik lagi, dan dapat ikut serta berkontribusi dalam pembangunan nasional.

lapas harus ditranformasi menjadi institusi yang mampu menyiapkan masyarakat tangguh berketerampilan, dan memiliki produktifitas tinggi, siap berkompetisi dalam persaingan global utamanya melalui Lapas. Program tersebut dapat menggerakkan roda perekonomian melalui sektor industri kecil dan menengah dalam kerangka pembangunan nasional sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan pendapatan negara bukan pajak sebagai bentuk kontribusi jajaran pemasyarakatan kepada negara.

saya berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan agar menjadikan momentum KemerdekaanRepublik Indonesia tahun 2019 meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan, dapat secara tegas memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari. kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan Remisi, khususnya yang bebas hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai landasan Saudara dalam menjalani kehidupan di tengah-tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat.(humas BM/gun’s)”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Lepas Sambut Kapolres Bener Meriah Diwarnai Dengan Pesijuk & Tradisi Pedang Pora

Tribratanewspolres Bener Meriah: Polres Bener Meriah menggelar kegiatan lepas