SPKT Polres Bener Meriah Menerima Laporan Dari Masyarakat Tentang Kasus Pemerasan Dan Pengancaman Yang Terjadi Di Dusun Bale

SPKT Polres Bener Meriah Menerima Laporan Dari Masyarakat Tentang Kasus Pemerasan Dan Pengancaman Yang Terjadi Di Dusun Bale

- in Humas
152
0

Tribratanewspolres Bener Meriah: telah terjadi TP. Pemerasan dan Pengancaman yang terjadi di depan Masjid Nurul Huda Kp.Teritit kec. Wih Pesam tepat nya  sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 KUHPidana, yang terjadi pada hari Kamis tgl 27 Desember 2018 sekira pukul 14.30 wib. dalam hal ini korban pemerasan tersebut melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Bener Meriah dengan Laporan Polisi nomor : LP / 94 /XII/2018/ SPKT Res BM.jum’ata”(28/12/2018)

adapun pelapor Soraya Nurlita, 14 thn pelajar. warga Kp. Uning Bersah kec. Bukit kab. Bener meriah yang merupakan treman korban Syah Kenara 15 thn Pelajar warga kp.Remang Ketikr kec. Bandar dari pemerasan dan pengancaman oleh tersangka yang masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SIK.,M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Wijaya Yudi saat di kutip dari laporan yang diterima oleh media tribratanewspolres BM menjelaskan pada hari Kamis tanggal 27 desember 2018 sekira pukul 14.00 wib. Pelapor bersama saksi dan kedua teman pelapor berada di kp. Jamur Ujung pada saat akan kembali pulang pelapor bersma saksi bertemu dengan seorang laki-laki yang mengaku bernama Darwin dan mengaku bekerja di kantor Polisi Syariat (WH) di kp. Karang Rejo kec.Bukit Kab. Bener Meriah. pada saat laki-laki yang mengaku bernama DARWIN tersebut menakuti pelapor dan mengancam saksi dan pelapor akan dibawa ke kantor Polisi syariat islam, kemudian laki-laki tersebut mengajak pelapor dan saksi beserta kedua temannya ke masjid nurul hudaa kp. teritit kec.wih pesam kab. bener meriah.
sekira pukul 14.30 wib sampai dimasjid Nurull Huda kemudian laki-laki tersebut mengambil handphone (HP) milik pelapor dan saksi yaitu hp merk oppo tipe neo7 warna hitam dan hp merk oppo tipe a37 warna gold, pada saat itu saksi di ancam akan dipukul oleh laki-laki tersebut jika tidak memberikan hp milik saksi dan pada saat laki-laki tersebut akan meninggalkan pelapor dan saksi beserta kedua temanya, laki-laki tersebut mengatakan bahwa akan datang lagi atau menyuruh temannya dari pihak kepolisian untuk menemui pelapor dan saksi dan jika sudah bertemu pelapor dan saksi di suruh memberikan uang sejumlah rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah) kepada teman terlapor jika telah bertemu. setelah laki-laki tersebut pergi, saksi berusaha mengejar menggunakan sepmor merk Honda Beat namun sesampainya di sebuah persimpangan di kp. karang rejo kec. bukit kab. bener meriah laki-laki tersebut menghilang dan saksi tidak dapat mengejar dan mengikutinya lagi.

Atas kejadian tersebut pelapor merasa dirugikan dan trauma maka pelapor dan saksi melaporkan ke Polres Bener Meriah guna proses lebih lanjut.(humas BM/gun’s)”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Kapolsek Mesidah Hadiri Serah Terima Camat Mesidah Kec. Mesidah Kab, Bener Meriah

Tribratanews Polres Bener Meriah: Kapolsek Mesidah Ipda Agus