Setelah Mendapat Info Terkait Keberadaan Komplotan Yang Menebar Teror Terhadap Warga Non Aceh Di Media Sosial Tim Gabungan Polda Aceh Berhasil Tangkap Pelaku

Setelah Mendapat Info Terkait Keberadaan Komplotan Yang Menebar Teror Terhadap Warga Non Aceh Di Media Sosial Tim Gabungan Polda Aceh Berhasil Tangkap Pelaku

- in Humas
44
0

Tribratanewspolres Bener Meriah: setelah beberapa bulan melakukan pengembangan penyidikan, Satgas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Polda Aceh berhasil meringkus dua orang yang diduga sebagai pembuat video rasial usir warga non-Aceh dan kemerdekaan Atjeh Darussalam. 2 orang pelaku itu ditangkap tanpa perlawanan di Desa Cot Raboh Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sekira pukul 10.25 WIB.jum’at”(08/11/2019)

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono menyebutkan, kedua pelaku tersebut berinisial YIR, 50 tahun dan RD, 50 tahun, keduanya warga Kabupaten Aceh Utara. Dalam video pengusiran itu, YIR sebagai pelaku utama.
“Sementara ini masih dua orang, yang lain masih pengembangan,” kata Ery dalam konferensi pers di Mapolda Aceh.
“Bersama mereka juga turut diamankan sepucuk senjata api laras pendek rakitan beserta amunisi dan sejumlah seragam loreng,” jelas Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Ery Apriyono, Jumat, 8 November 2019.
Ery menambahkan, penangkapan itu berawal dari penyelidikan yang dilakukan jajarannya terhadap video rasial yang disebarkan melalui media sosial Facebook. Video itu berisi ancaman terhadap warga luar agar keluar dari Aceh sebelum 4 Desember 2019.
Terkait dengan motif para pelaku, Ery menyebutkan masih dalam pengembangan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka sengaja membuat dan menyebarkan video untuk menarik perhatian dengan tujuan kemerdekaan Atjeh Darussalam.
Selain dijerat Pasal 45A Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang informasi dan transaksi elektronik, kdua tersangka juga diancam Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman 20 tahun penjara dan hukuman mati untuk UU Darurat karena kepemilikan senjata api.(humas BM/gun’s)”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Kapolres Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan KE-74 Tahun 2019 Di Mapolres Bener Meriah

Tribratanews Polres Bener Meriah: Pada hari Minggu tanggal 10